Kesehatan

Waspadai !!!

Dampak Negatif Penyebaran HIV-AIDS

Yuni Ambara | Selasa, 06 Agustus 2013 - 11:01:12 WIB | dibaca: 10194 pembaca

Proses kerja HIV-AIDS dalam Tubuh Manusia

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
         
Dalam situs http://anastasiamonita.blogspot.com dijelaskan bahwa, setelah kasus HIV - AIDS pertama ditemukan ( 1981 ), Virus yang menyebabkan menurunnya sel darah putih dalam tubuh tersebut tetap menjadi penyakit menular yang menyebar melalui populasi manusia  yang menyerang masyarakat di seluruh dunia.

WHO memperkirakan sekitar 10 – 12 juta orang dewasa dan anak – anak dari seluruh dunia telah terinfeksi dan setiap harinya sebanyak 5000 jiwa tertular virus HIV. Menurut estimasi, pada tahun 2000 sekitar 10 juta penduduk akan hidup dengan AIDS dan 8 juta diantaranya akan meninggal. 90% penularan HIV akan terjadi di negara berkembang, terutama Negara di Benua Asia.

Di Thailand penduduk terinfeksi  HIV – AIDS diperkirakan antara 500 – 800 ribu. Sementara di India jumlah penduduk yang terinfeksi diperkirakan antara 2 – 5 juta penduduk, 50% penduduk di Bombay merupakan pekerja seks dan 22,5% perempuan hamil sudah terinfeksi HIV. Sedangkan Negara maju telah berhasil menekan tingkat penularan HIV.

Untuk di Indonesia. kasus penularan virus HIV- AIDS pertama ditemukan tahun 1987. Tanggal 31 Januari 1995 tercatat pengidap HIV sebanyak 211 jiwa, mengidap HIV sebanyak 69 jiwa penderita AIDS dan 44 jiwa diantaranya meninggal.

Data bulan Juni - Agustus 1999, tercatat 88 jiwa pengidap HIV dan 26 jiwa menderita AIDS. Awal mula penyebaran HIV - AIDS ini berasal dari individu – individu  homo seks kemudian muncul pada sekelompok kecil orang – orang yang beresiko tinggi menderita AIDS seperti pecandu narkotika dan para tuna susila.

Selanjutnya, pada tahun 2000 jumlah penderita HIV / AIDS terus meningkat seperti dikutip oleh Kompas.com ( Jakarta, 18/01/2011 ) dimana Indonesia tergolong dengan epidemi terkonsentrasi karena prevelensi HIV pada subpopulasi tertentu telah melebihi 5%. Hal tersebut menggambarkan keadaan yang mengindikasikan tingkat penularan HIV sudah cukup tinggi pada subpopulasi beresiko.

Gambaran meluasnya epidemi terlihat dari jumlah kasus kumulatif dilaporkan terjadinya peningkatan pada jumlah kasus AIDS. Pada tahun 2007 terdapat 11.140 kasus, tahun 2008 terdapat 16.140 kasus, meningkat menjadi 19.973 pada akhir tahun 2009 dan kembali meningkat pada tahun 2010 menjadi 22.726 kasus. Artinya, kasus AIDS di Indonesia terus meningkat setiap tahunnya.

“Peningkatan jumlah kasus HIV - AIDS akan terus terjadi apabila tidak ada keseriusan dari semua pihak. Bukan hanya dari pemerintah, tetapi juga peran dari lembaga yang peduli terhadap AIDS dan juga peran serta masyarakat,” ujar Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Nasional ( KPAN ) dalam Seminar Nasional Percepatan Pencapaian Tujuan 6 MDG’s Untuk Mewujudkan Perempuan dan Anak Bebas HIV - AIDS, Nafsiah, Jakarta, Selasa 18/01/2011.

Beberapa implikasi peningkatan kasus HIV - AIDS ini adalah permasalahan narkoba, maraknya hubungan beresiko, masalah perekonomian yang membuat maraknya penjaja seks dan penggunaan kondom yang masih sangat minim. “Kami ( KPAN ) melakukan kegiatan untuk mengendalikan AIDS dengan mengupayakan beberapa cara, seperti pencegahan di dalam masyarakat yang bersifat pelayanan, sosialisasi dan upaya pendukung lainnya,” ujar Nafsiah.
 
Direktur Jenderal Bina Kesehatan Masyarakat Prof. Dr. Azrul Azwar berdasarkan penelitian dunia mengungkapkan bahwa sepertiga penderia AIDS adalah kaum remaja karena penggunaan jarum suntik bersamaan. Pernyataan tersebut diungkapkan beliau di sela – sela Peringatan Hari Remaja Asia tanggal 01 Agustus 2002 dengan Tema Speak Your Mind yang bekerjasama dengan MTV, UNICEF dan Levis Stours.

Penyebaran HIV - AIDS pada usia muda semakin memprihatinkan karena saat ini di seluruh dunia lebih dari setengah infeksi HIV - AIDS baru terjadi pada usia muda. Di Indonesia juga terjadi kecenderungan yang sama dibuktikan dengan 29,8% kasus HIV- AIDS terjadi pada kelompok umur 20 – 29 tahun. Data sampai Desember 2001 menunjukkan sekitar 1.978 kasus HIV positif dan 671 kasus AIDS di Indonesia. Diperkirakan jumlah tersebut akan meningkat hingga 80.000 – 120.000 kasus di tahun 2010.

“Ironisnya, sekitar 30% penderitanya adalah remaja baik yang ditularkan melalui penyalahgunaan nafza ( narkotika, psikotropika dan zat addiktif ) maupun yang ditularkan dari ibu pengidap HIV - AIDS yang sejak muda telah mengkonsumsi nafza.

Bahkan yang lebih parahnya lagi hanya sebagian kecil dari mereka yang mengetahui kalau dirinya terinfeksi,” cetus Dirjen Binkesmas.

Beberapa upaya pencegahan dalam masyarakat umum salah satunya seperti peningkatan pendidikan sebaya dan pemberdayaan remaja dan generasi muda. Kemudian dibuatnya slogan “Say No to Drugs and Free Sex” serta meningkatkan kembali kampanye menggunakan kondom.

Menurut Dirjen Binkesmas, pemerintah sedang berupaya keras melalui kerjasama lintas sektor untuk memperbaiki tingkat kehidupan remaja.

Rencana aksi pun telah disusun untuk menunjang upaya yang dilakukan pemerintah dalam meningkatkan kualitas remaja Indonesia, terutama untuk membentengi mereka dari serbuan narkoba.

Dengan mengkampanyekan Speak Your Mind, yaitu berupa piagam yang berisi pesan – pesan remaja Asia terhadap pemerintah, lebaga swadaya masyarakat yang peduli remaja, orang tua dan diri remaja itu sendiri.

Piagam yang berisi pesan dari remaja ini juga diserahkan kepada Sekretaris Jendral PBB Kofi Annan di New York, USA yang diserahkan oleh dua belas remaja perwakilan dari Negara Asia.

Dengan adanya piagam ini, Depkes sangat bahagia karena ada perhatian penuh dari PBB terhadap perkembangan anak dan  remaja dari seluruh dunia termasuk Indonesia.

“Sebenarnya sebagian besar dari isi piagam ini sudah dilaksanakan di Indonesia. Dengan adanya piagam ini berarti Indonesia tinggal memperkuat komitmen terhadap pembangunan anak – anak dan remaja, terutama memasuki era pasar bebas 2003 mendatang,” ujar Azrul.



Kesimpulan:

1987 merupakan awal mula masuknya HIV - AIDS ke Indonesia. Dan sejak saat itu, perkembangan penyakit tersebut terus bertambah dari tahun ke tahun. Perkembangan virus dan penyakit ini timbul dari beberapa faktor seperti hubungan seks yang beresiko tanpa kondom, penggunaan jarum suntik secara bergantian dan faktor genetis.

HIV merupakan salah satu faktor penyebab kematian secara    diam – diam ( silent kills ) karena virus HIV dapat menular karena adanya kontak fisik dengan sang penderita, tapi sang penderita yang baru terkena virus ini tidak akan merasakan efek   apa – apa sampai titik tertentu.

Virus ini menyerang sistem kekebalan tubuh seseorang sehingga sang penderia mudah terserang berbagai jenis penyakit. Disamping itu, pemerintah terus berusaha memperingatkan dan melakukan pencegahan penyebaran HIV - AIDS yang terus meningkat.

Namun, moral dan pendidikan yang didapat dari keluarga serta ajaran agama yang mereka percayai harus terus ditingkatkan supaya mereka tidak terjerumus ke dalam lingkar penyakit tersebut yang berawal dari coba – coba.

Dampak Negatif  HIV – AIDS

     Tingkat kematian semakin tinggi karena AIDS ini merupakan penyakit yang mudah menular dengan perantaraan virus yang menyerang system kekebalan tubuh manusia.

     Di kalangan remaja, tingkat penerus bangsa semakin sedikit karena sebagian besar masyarakat yang terinfeksi penyakit ini adalah remaja. Kurangnya jumlah remaja akan memberikan dampak negatif bagi perkembangan ekonomi, politik dan aspek lainnya yang berhubungan dengan kelangsungan hidup suatu Negara.
     Bagi sebagian masyarakat yang terbebas dari penyakit ini menjadi paranoid dan hidup dengan tidak nyaman terhadap sekitarnya karena mereka merasa tidak aman dan takut terkena penyakit ini pula.

     Jumlah pengeluaran dan anggaran pemerintah semajin besar karena mereka ingin melakukan segala upaya agar masyarakatnya dapat terbebas dari penyakit ini dan jika pemerintah terus terpaku terhadap masalah pemberantasan penyakit HIV - AIDS kemungkinan besar penyelesaian untuk masalah lainnya akan terbengkalai.***

Solusi Pencegahan HIV – AIDS

Berdasarkan kasus diatas diungkapkan, tindakan apa saja yang harus dilakukan untuk menurunkan tingkat masyarakat khususnya di kalangan remaja yang terinfeksi HIV- AIDS. Disamping itu penulis juga merangkum tindakan – tindakan yang telah diupayakan oleh pemerintah dalam hal pemberantasan penyakit ini. Berikut solusi pencegahan HIV - AIDS adalah sebagai berikut.:

  • Kesadaran dari setiap individu agar menghindari aktivitas negatif yang berakibat fatal seperti menghindari sex bebas, kawin – cerai, penggunaan obat – obatan terlarang khususnya yang menggunakan alat suntik, transfusi darah tanpa menggunakan jarum suntik yang steril,  berhati – hati dalam bergaul dan sebagainya.
  • Diharapkan para orang tua melakukan pengawasan lebih tanpa mengekang pertumbuhan anak.
  • Diharapkan kerja sama para tokoh agama dapat memberikan ajaran yang benar terhadap para pengikutnya.
  • Pemerintah telah menetapkan hari AIDS sedunia jatuh pada tanggal 01 Desember yang telah ditetapkan dalam pertemuan menteri sedunia mengenai program – program untuk pencegaha AIDS pada tahun 1988. Momentum ini selanjutnya diperingati untuk menumbuhkan kesadaran terhadap wabah AIDS di seluruh dunia yang disebabkan oleh HIV.
  • Dari pemerintah itu sendiri, mereka telah menyusun strategi nasional untuk  menanggulangi HIV - AIDS yang komprehensif berdasarkan Keputusan Presiden No. 36 tahun 1994 mengenai Komisi Penanggulangan AIDS.
  • Mengacu pada Pasal 5 Keputusan Presiden No. 36 tahun 1994, strategi nasional disusun secara sistematika, mengacu pada prinsip – prinsip dasar penanggulangan HIV - AIDS serta lingkup program, peranan, tanggung jawab, kerjasama internasional dan kepadanan dibuat dengan jelas yang dikomandoi oleh Komisi Penaggulangan AIDS ( KPA ) yang diketuai oleh Menko Kesra dan juga KPAD dimana kegiatannya meluputi pencegahan, pelayanan, pemantauan, pengendalian dan penyuluhan.
  • Melakukan sex education untuk kalangan pelajar atau kalanagan remaja.
  • Membangun tempat rehabilitasi khusus penderita penyakit AIDS.
  • Berusaha agar pengidap HIV dan golongan resiko tinggi seperti WTS dibekali keterampilan tertentu agar mereka mampu bekerja di bidang lain dalam merubah pola kehidupannya.
  • Menutup tempat pelacuran, diskotik dan tempat kasino yang illegal.
  • Di kalangan peneiliti ( University of Minnesota, USA ) berdasarkan artikel Kompas.com, telah menemukan bahwa HIV mengikat dan menghancurkan protein anti virus khusus dalam tubuh manusia yang disebut APOBEC3F yang membuka kemungkinan ditemukannya pendekatan baru untuk memerangi HIV / AIDS dengan memanfaatkan aktivitas antivirus di protein baru. Sel manusia memproduksi protein anti virus Apolipoprotein B mRNA editing enzyme, catalytic polypeptide ( APOBEC3F ) yang memiliki kemampuan unik dan alami untuk mengahncurkan HIV. Namun, HIV mengembangkan cara mengatasi hambatan dengan menggunakan protein yang disebut sebagai Virion Infectivity Factor ( VIF ) yang berinteraksi dengan satu protein antiviral untuk menurunkan protein APOBEC3F dan membuat virus menyebar. Penelitian ini ditemukan oleh John Albin dalam penulisan riset yang telah dipublikasikan dalam Journal of Biological Chemistry. Namun, interaksi tersebut dapay diganggu dengan perubahan kecil di permukaan APOBEC3F dengan menggunakan obat yang akan membentengi wilayah interaksi VIF. Intervensi ini memiliki potensi membuat sebanyak tujuh obat antivirus alami berkembang dan mencegah penyebaran HIV. Dengan demikian mereka memerlukan studi lebih lanjut untuk melibatkan pemetaan lebih detail atas interaksi fisik antara VIF dan protein APOBEC3F, penyelidikan potensi HIV menolak perubahan yang menstabilkan protein APOBEC3F dan komponen seperti obay yang dapat membantu APOBEC menghancurkan HIV.
  • Sekitar tahun 2008, seorang ulama yang merangkap sebagai ahli farmasi dari Yaman bernama Abdul Majid Al-Zidani mempublikasikan bahwa ia berhasil menemukan oabat yang dapat menyembuhkan HIV / AIDS. Beliau beserta rekannya melakukan penelitian selama lebih dari 20 tahun untuk menemukan obat tersebut dan tingkat keefektivan obatnya telah diuji oleh tim medis khusus di Universitas King Abdul Aziz, Arab Saudi dan di laboratorium marinir USA. Obat temuannya telah diuji coba terhadap binatang oleh Universitas Sains dan Tekhnologi dan telah terbukti efektif menyembuhkan binatang percobaannya. Dari 25 kasus HIV - AIDS, 13 kasus diantaranya benar – benar dinyatakan sembuh. Ia hanya menyebutkan bahwa penelitiannya dilakukan dengan mengembangkan konsep pengobatan ala Rasulullah SAW      ( Tibbun Nabawi ) dan kemukjizatan pengobatan tersebut. Saat ini, obat hasil temuannya sudah didaftarkan hak petennya di World Intellectual Property Organization ( WIPO ) dengan nama The Use of Herbal Composition fro the Treatment of a Person Infected with HIV. Ia juga menambahkana bahwa saat ini ia dan timnya sedang melakukan penelitian lain di Pusat Kedokteran Nabi Universitas Al-Iman untuk menemukan obat penyakit yang belum bisa disembuhkan lainnya. Sejauh ini mereka juga mendalami penelitian obat Hepatitis B dan C.
  • Pemerintahan USA dan berbagai organisasi kesehatan menganjurkan Pendekatan ABC untuk menurunkan resiko terkena HIV melalui hubungan seksual. Pendekatan ABC tersebut bebunyi: “Anda jauhi seks, Bersikap saling setia, Cegah dengan kondom.”
  • Menurut penelitian, obat antirerovirus, bedah Caesar dan pemberian makanan formula yang melarang sang ibu yang terinfeksi HIV untuk menyusui anaknya secara langsung dapat mengurangi peluang penularan HIV dari ibu ke anak.*** Ambara










Komentar Via Website : 141
download lagu
02 Desember 2013 - 09:02:16 WIB
super sekali
manfaat kulit manggis
12 Desember 2013 - 08:34:01 WIB
makasih infonya
manfaat minyak zaitun
17 Desember 2013 - 08:10:30 WIB
thanks banget infonya
jalan jalan
19 Desember 2013 - 09:29:36 WIB
makasih ya
resep mie goreng
20 Desember 2013 - 09:32:04 WIB
mantap artikelnya
manfaat vitamin c
24 Desember 2013 - 08:34:16 WIB
keren vabget
Judi Online
27 Desember 2013 - 06:56:16 WIB
manfaat vitamin c
28 Desember 2013 - 11:39:11 WIB
keren vabget
cara membuat steak
06 Januari 2014 - 10:59:14 WIB
mantap banget
rumah minimalis
07 Januari 2014 - 00:25:19 WIB
mantap
AwalKembali 123... 15 Lanjut Akhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)