You are here
Home > BERITA KPA PROVINSI BALI > Kasus HIV/AIDS di Bali Diprediksi Meningkat

Kasus HIV/AIDS di Bali Diprediksi Meningkat

Christian Supriyadinata dari Yayasan Gaya Dewata memaparkan kemungkinan Kasus HIV-AIDS di Bali akan naik. Sumber Foto : RRI Denpasar

Dari pemberitaan yang disiarkan RRI Denpasar Kamis 26 Juli 2018,  Pengungkapan kasus HIV/AIDS di Bali diprediksi akan terus meningkat dalam lima tahun ke depan. Ketua Yayasan Gaya Dewata Bali Christian Supriyadinata dalam pertemuan bersama sejumlah awak media di mengatakan fenomena gunung es kasus HIV/AIDS perlahan mulai terbongkar dan mencair.

“Kasus HIV/AIDS kita prediksi masih akan terus meningkat, kasusnya akan terus terungkap dalam lima tahun ke depan. Pertama kesadaran masyarakat sudah semakin tinggi melakukan tes HIV, layanan semakin banyak, dan stigma negatif sudah mulai berkurang dan masyarakat mulai merasa nyaman dan bisa melakukan pemeriksaan di mana saja,” ujarnya.

Data Dinas Kesehatan Propinsi Bali terkait komulatif kasus HIV/AIDS mulai 1987 hingga Juni 2018 menyatakan kasus tertinggi ada di Kota Denpasar 37,6 persen atau 7 ribu 246 kasus. Menyusul diurutan kedua Kabupaten Badung 16,3 persen atau 3 ribu 141 kasus, dan posisi ketiga ditempati Kabupaten Buleleng dengan 15,3 persen atau 2 ribu 953 kasus.

“Di wilayah tersebut kasusnya memang banyak, itu karena teman-teman komunitas mampu mendorong komunitas dan masyarakat di sana untuk periksa, makanya kasusnya banyak terungkap,” tuturnya.

Christian Supriyadinata menambahkan kebanyakan kasus HIV/ADIS yang sulit terungkap disebabkan faktor resiko perilaku heteroseksual. Sebagian besar diantara mereka sulit untuk digiring melakukan tes deteksi dini. Diharapkan pemerintah mampu mencarikan solusi, sehingga perilaku beresiko seperti itu mampu ditanggulangi bersama untuk meredam penyebaran virus HIV/AIDS yang semakin masif.*** Sumber : Nir/HF, RRI Denpasar.

Leave a Reply

Top