You are here
Home > BERITA KPA PROVINSI BALI > Wujudkan Remaja Sehat, Bersolidaritas dan Berprestasi, KPA Provinsi Bali Gelar Jambore KSPAN 2018

Wujudkan Remaja Sehat, Bersolidaritas dan Berprestasi, KPA Provinsi Bali Gelar Jambore KSPAN 2018

dr I Wayan Sukrata,MPH membuka acara Jambore KSPAN dengan mengalungkan tanda peserta serta bersalaman

Untuk Mewujudkan remaja yang sehat, Bersolidaritas  dan berprestasi, KPA Provinsi Bali menggelar acara Jambore KSPAN di Keramas Park Gianyar pada Kamis s.d Sabtu  20-22 September 2018.

Acara tersebut dibuka oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Bali  dr. I Wayan Sukrata,MPH mewakili  Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali Dr Ketut Suarjaya, MPPM. Dalam sambutannya yang dibacakan dr I Wayan Sukrata,MPH, Kepala Dinas Kesehatan mengatakan, kegiatan ini hendaknya selalu menjadi sebuah pembelajaran bagi siswa dan generasi muda agar terhindar dari bahaya         HIV-AIDS.

Dr Suarjaya dalam sambutannya menegaskan, sejak pertama kali ditemukan, yaitu Tahun 1987,  kasus HIV-AIDS di Bali hingga Juni 2018 tercatat sebanyak 19.286 kasus. Dimana jumlah kasus tertinggi terjadi pada kelompok usia 20 – 29 tahun sekitar 37,9 % (Usia Produktif). Yang mngindikasikan mereka terinfeksi HIV 3 – 10 Tahun sebelumnya saat mereka masih muda,

Oleh sebab itulah lanjutnya, peranan pencegahan penularan HIV sejak awal harus terus digalakkan. “Jambore KSPAN ini adalah salah satu langkah positif untuk membentuk kader-kader Siswa yang nantinya mampu menggetoktularkan informasi terkait HIV-AIDS di Masyarakat,”Katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan Jambore KSPAN 2018, Drh Made Suprapta,MM  melaporkan, KSPAN adalah sekumpulan Kader siswa Peduli AIDS dan Narkoba di tingkat SMP dan SMA/K. Mereka dibentuk berdasarkan minat siswa.

Dari data base Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi Bali, jumlah Siswa KSPAN adalah 5000 anggota dengan ketentuan SMP tercatat 36 Sekolah, dan SMA/K tercatat 36 Sekolah. Dimana menurut Kepala Sekretariat KPA Provinsi Bali ini, bentuk kegiatan KSPAN salah satunya adalah Jambore KSPAN 2018..

Lebih lanjut, Made Suprapta menegaskan, pelaksanaan kegiatan Jambore KSPAN 2018 ini merupakan kelanjutan dari kegiatan Jambore KSPAN yang dilaksanakan KPA Kabupaten/Kota masing-masing yang difasilitasi KPA Provinsi Bali.

“Secara umum, lanjut Made Suprapta kegiatan Jambore KSPAN ini bertujuan untuk membentengi generasi muda siswa-siswi baik SMP, SMA/K dari ancaman HIV-AIDS dan Narkoba. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari dengan melibatkan 270 siswa-siswi KSPAN 9 Kabupaten Kota dan 30 orang Pembina KSPAN,”ungkapnya.***KPA BALI

 

Leave a Reply

Top