You are here
Home > BERITA KPA PROVINSI BALI > Lokakarya Forum Kader Desa Peduli AIDS. Tjok Ace : Jangan Jauhi Jenazah ODHA

Lokakarya Forum Kader Desa Peduli AIDS. Tjok Ace : Jangan Jauhi Jenazah ODHA

”Jangan Jauhi Jenazah Orang Dengan HIV-AIDS (ODHA), akan tetapi jauhi virusnya,” Itulah pesan Wakil Gubernur Bali Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Tjok Ace), ketika membuka acara Lokakarya Forum Kader Desa Peduli AIDS (KDPA) di ruang Melati Gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Bali, Rabu, 4 September 2019 lalu.

Acara yang Lokakarya tersebut berlangsung selama 2 hari, yaitu Rabu 4 September sampai dengan Kamis 5 September 2019 dan melibatkan 60 orang KDPA yang berasal dari unsur Kepala desa, Lurah dan Bendesa Adat se-

Ketua Panitia Forum Lokakarya KDPA,  Drh Made Suprapta melaporkan persiapan Lokakarya.

Bali. Lebih lanjut, Wakil Gubernur Bali menegaskan, tingginya angka kasus HIV AIDS jangan menjadikan krama Bali lengah, namun sebaliknya harus berupaya menggandakan sekaligus meningkatkan penanggulangan agar tidak kalah dengan kecepatan laju HIV AIDS. Di sinilah pentingnya sosialisasi kepada masyarakat khususnya generasi muda terkait bahaya virus ini bagi mereka, terutama yang masih berusia produktif (seksual aktif) berkisar usia  15-60 tahun.

Sebagaimana diketahui, kumulatif kasus HIV AIDS yang berhasil diungkap oleh Dinas Kesehatan Provinsi Bali, sejak tahun 1987 (pertama ditemukan) sampai maret 2019 tercatat sebanyak 21.018 kasus. Jumlah ini meningkat menjadi 21.597 kasus per bulan Juni 2019, yang menandakan terjadinya peningkatan sebanyak 193 perbulan atau 579 dalam jangka waktu 3 bulan.

Sementara itu, Ketua Panitia Lokakarya, Made Suprapta menambahkan, lokakarya ini dilaksanakan untuk menyatukan visi ke depan, sehingga dapat merumuskan program, khususnya dalam hal memberikan sosialisasi bahaya hubungan seks beresiko di kalangan usia produktif. Made Suprapta juga berharap, melalui lokakarya ini, dapat ditanamkan pemahaman kepada anggota yang nantinya akan meneruskan  ke lapangan.

Dengan memperkuat posisi dan jumlah KDPA secara terstruktur, sistemik dan masif di pedesaan, diharapkan mampu memberikan kontribusi penting dan strategis dalam memperkuat upaya yang sudah dilakukan saat ini. Pelaksanaan Lokakarya forum KDPA ini juga bertujuan mengupas posisi dan peran strategis KDPA dalam menekan laju penularan HIV AIDS di pedesaan.

Jika dikaitkan dengan Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2019 tentang Desa Adat, lanjut Made Suprapta, maka keterlibatan KDPA dalam penanggulangan AIDS merupakan wujud nyata peran krama desa adat di bidang kesehatan, sebagaimana diamanatkan  antara lain pararem antikorupsi, narkoba, sampah, rabies dan HIV AIDS, sehingga dengan pelaksanaan lokakarya selama dua (2) hari ini dapat bermanfaat bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat searah dengan visi pembangunan Bali Nangun Sat Kerthi Loka Bali.***PP Media KPA Bali

2 thoughts on “Lokakarya Forum Kader Desa Peduli AIDS. Tjok Ace : Jangan Jauhi Jenazah ODHA

Leave a Reply

Top