Adi Mantara Lebih Suka Berikan Dukungan Survive Pada ODHA

Denpasar, AIDSBALI.ORG. Sosok I Made Adi Mantara, SH merupakan salah satu penggiat HIV-AIDS yang senior di Bali. Ia sangat aktif melakukan aktivitas penanggulangan AIDS, baik Daerah, Nasional bahkan Internasional. Aktivitas yang ditekuninya banyak sekali, mulai sebagai Petugas Penjangkau Lapangan, Konselor Adiksi sampai Pengacara.

Saat diwawancarai Tim AIDSBALI.ORG di ruang kerjanya di Kantor YAKEBA, Jumat, 21 Agustus lalu, lelaki kelahiran Denpasar 14 Januari 1981 ini mengungkapkan, upaya pencegahan HIV/AIDS selama masa pandemi Covid-19, bisa dilakukan bersama teman – teman Forum Peduli AIDS (FPA) Bali dengan cara webinar dan juga sosialisasi tetapi berdasarkan permintaan.

“Saya lebih suka memberikan dukungan langsung pada teman-teman ODHA agar mereka tetap Survive. Caranya adalah, bagi yang dinyatakan positif, maka Kita lakukan dukungan Psikososial. Bentuknya adalah Konseling virtual dengan psikolog. Dimana, pesertanya adalah teman – teman komunitas dan orang-orang terinfeksi,”katanya.

Acara konseling tersebut, lanjut Direktur Program YAKEBA Bali ini, memfokuskan pada pemberian dukungan dan survive agar mereka tidak putus asa. Serta memberikan sosialisasi bagi yang sudah memulai ARV, memberikan sosialisasi juga bagi yang baru mulai mengkonsumsi ARV.

“Kita juga mensupport para ODHA agar tidak patah semangat putus harapan dan tetap minum obat secara teratur. Kalaupun ada kecemasan atau ada kebingungan, mungkin bisa berkonsultasi dengan pendampingnya. YAKEBA siap menjembatani para pendamping ODHA dengan cara memberikan konsultasi. Khusus teman-teman yang kebingungan karena migrasi obat, tidak apa-apa dan jalani saja asalkan dikontrol untuk mengetahui efek samping, jika tidak ada efek samping apapun, ya sudah dijalani saja,”jelasnya.

Lelaki low profil ini menegaskan, masa pandemi ini kegiatannya di LSM berjalan dengn baik. Tentunya melalui online. Kegiatan tersebut diantaranya edukasi dan juga koordinasi dengan stakeholder lainnya via Zoom Online.

Mantan Petugas Penjangkau Lapangan HR YAKEBA ini pun menuturkan, YAKEBA juga ikut memfasilitasi kegiatan Roadshow 9 Kabupaten.“Di masa pandemi ini, Kita tetap melakukan penguatan jejaring dengan FPA, menguatkan jaringan dengan komunitas pengguna narkotika, melakukan kegiatan penguatan di lapas dan rutan. Hal itu Kita lakukan secara virtual,”paparnya.

Adi Mantara  juga menceritakan, bagaimana pihaknya menjalin koordinasi dengan stakeholder terkait, seperti KPA Provinsi Bali, KPA Denpasar, KPA Badung, FPA serta yang lainnya.

“Kita juga memperkuat koordinasi dengan semua stakeholder. Diantaranya melibatkan KPA Kota Denpasar yang menjadi host dalam sebuah kegiatan Koordinasi. Dimana YAKEBA memfasilitasinya,  seperti misalnya menyiapkan fasilitas ruang pertemuan dan juga operasional yang lain. Selain dengan pihak KPA Kota Denpasar, YAKEBA juga melakukan kegiatan dengan KPA Kabupaten Badung yang menjadi host dalam acara tersebut, serta pihak YAKEBA juga memfasilitasi ruangan untuk mengadakan kegiatan koordinasi secara virtual,”katanya.***

Reporter : Ida Ayu Masyeni Adiatmika, KPA Provinsi Bali

Editor : Yuniambara KPA Provinsi Bali

Biodata :

Nama : I Made Adi Mantara, SH

Jenis Kelamin : Laki – Laki

Tempat, Tanggal lahir : Denpasar, 14 Januari 1981

Alamat : Jln Kendedes I Ubung Kaja Denpasar Utara

Email : info@yakeba.org / adimantara@gmail.com

 

Pendidikan

  1. Formal

– Sekolah Dasar (SD) : 1987 – 1993

– Sekolah Menengah Pertama (SMP) : 1993 – 1996

– Sekolah Menengah Umum (SMU) : 1996 – 1999

– Perguruan Tinggi (S1 Hukum) : 2011 – 2015

 

  1. Non Formal

– Petugas outreach worker oleh Yakeba : 2005

– Pelatihan Cognitive Behavior Therapy : 2005

– Pendidikan HAM Dasar oleh IKON Bali : 2006

– Pendidikan CO oleh Jangkar dan IPPNI : 2007

– Pendidikan Pendokumentasian Pelanggaran HAM oleh KontraS : 2008

– Konselor VCT HIV oleh Burnet Institute : 2009

– Leadership dan Penelitian oleh ALA Fellowship Australia : 2010

– TOT Pelatihan SRHR oleh PKNI dan IPPI : 2011

– TOT OD oleh PKNI : 2012

– Pendidikan HAM untuk Pengacara oleh Elsam: 2014

– TOT CO oleh PKBI : 2014

– Pelatihan Konselor Adiksi (kurikulum 1, 2, : 2015 4 dan 7)

– Pelatihan Konselor Adiksi (kurikulum 3 dan 8) : 2016

 

Pengalaman berorganisasi

– Bergabung di Yakeba : 2003 – sekarang

– Sebagai Ketua Yakeba : 2010 – sekarang

– Sebagai Koordinator Harian IKON Bali : 2007 – 2009

– Sebagai Koordinator umum IKON Bali : 2009 – 2010

– Sebagai Dewan Penasehat IKON Bali : 2010 – sekarang

– Sebagai Dewan Pengawas PKNI : 2011 – 2014

– Anggota Senat Fakultas Hukum Universitas : 2012 – 2014Ngurah Rai

– Anggota Ikatan Konselor Adiksi (IKAI) Bali : 2013 – sekarang

– Sebagai Koordinator PKVHI Cab. Badung : 2014 – sekarang

– Sebagai Anggota KPA Kab. Badung : 2012 – sekarang

Pengalaman pekerjaan

– Sebagai petugas penyuluhan HIV dan Napza di Yakeba : 2003 – 2004

– Sebagai petugas program Lapas di Yakeba : 2004 – 2005

– Sebagai petugas penjangkau HR di Yakeba : 2005 – 2008

– Sebagai konselor VCT : 2009 – sekarang

– Sebagai konselor adiksi : 2008 – sekarang

– Sebagai Koordinator pemberdayaan pecandu di Yakeba : 2008 – 2009

– Sebagai Koordinator program Rehabilitasi di Yakeba : 2009 – 2010

– Sebagai Direktur Program Yakeba : 2010 – sekarang

– Sebagai Pengacara di GLO : 2018 – sekarang

Pengalaman Fasilitator

– Pendidikan Peer Educator bagi WBP di Lapas dan Rutan di Bali : 2003

– Pendidikan Peer Educator bagi KDS bersama Bali Plus : 2003

– Pelatihan Petugas Penjangkau bersama Yakeba : 2003

– Pendidikan HAM Dasar bersama IKON Bali : 2006

– Pelatihan SRHR di Jaringan IPPI dan PKNI : 2011

– Pelatihan OD di jaringan PKNI : 2012

– Pelatihan CO Petugas Penjangkau dan KPA di beberapa Kabupaten Dan Kota di Bali bersama   PKBI dan KPA Bali: 2013

– Penguatan Organisasi lokal di Cirebon, Batam, NTB dan NTT bersama Rumah Cemara : 2013

– Pelatihan Penelitian berbasis Komunitas di Surabaya dan Bali Bersama KPAN : 2013

– Penguatan Petugas LKB Dinas Kesehatan Kabupaten Badung : 2014

– Penguatan Petugas Penjangkau KPA Badung : 2017

– Penguatan Konselor dan Tenaga Kesehatan bersama KPA Badung : 2017