You are here
Home > Author: webadmin

Peran KPA dalam Memperjuangkan Hak Asasi dan Hak Komunitas

Oleh : Drs Yahya Anshori, M,Si I. PENDAHULUAN Sejak pertama kali ditemukan pada tahun 1987 di Bali, pergerakan epidemi berlangsung cepat. Dimulai dari ledakan epidemi di kalangan pemakai napza suntik (penasun) dan belakangan meledak melalui transmisi seksual pada kelompok pekerja seks perempuan (PSP), pelanggan, lelaki seks dengan lelaki (LSL), dan waria. Sejalan dengan

Putri Koster: Para ODHA Bukan Monster yang Harus Kita Takuti

Putri Suastini Koster selaku Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi mengajak masyarakat untuk berhenti memberikan stigma negatif dan diskriminatif terhadap Orang Dengan HIV/ AIDS (ODHA). Sebab mereka juga mempunyai hak yang sama dengan masyarakat lainnya sebagai warga negara. Hal itu ditegaskannya dalam acara Diskusi Publik “Mengintensifkan Upaya Mendapatkan Hak Asasi bagi Pengidap

Gubernur Bali: Jangan Ada Stigma dan Diskriminasi pada ODHA

DENPASAR -  Gubernur Bali Wayan Koster meminta di kalangan warga masyarakat tidak muncul stigma dan diskriminasi terhadap Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) berikut keluarganya. Justru sebaliknya, sikap empati pada ODHA harus ditunjukkan secara tulus, sehingga mereka dapat lebih kooperatif dalam bermasyarakat. Implikasi dari sikap positif ini akan dapat memutus rantai penularan dan

Pemprov Bali dukung PERTIWI Hapus Stigma dan Diskriminasi

Untuk mewujudkan Indonesia Tanpa Stigma, maka PERTIWI menggelar Kampanye Bali Zumba #Indonesia Tanpa Stigma. Acara tersebut dilaksanakan Minggu (17/2) di Lapangan Kapten Mudita Bangli Jl. Lettu Kanten, Kawan, Bangli. Dalam sambutannya, Ketua KPA Provinsi Bali yang diwakili Pengelola Program KPA Provinsi Bali Dian Febriana, SKM menegaskan,  Pemerintah Provinsi Bali mendukung kegiatan

STOP DISKRIMINASI ODHA

DENPASAR, BALIPOST.com – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Putri Suastini Koster meminta masyarakat untuk berhenti mendiskriminasi Orang Dengan HIV AIDS (ODHA). Dikatakan, menjauhi ODHA bukanlah cara untuk mencegah penularan HIV-AIDS. Pencegahan lebih tepat dilakukan dengan menghindari cara-cara penularannya seperti melakukan seks bebas dan penggunaan jarum suntik secara bergantian. “Jangan lakukan diskriminasi pada

Pengertian HIV dan AIDS

HIV adalah virus yang menyerang dan merusak sistem kekebalan tubuh kita sehingga kita tidak bisa bertahan terhadap penyakit-penyakit yang menyerang tubuh kita. Bila sistem kekebalan tubuh sudah rusak atau lemah, maka seseorang akan dengan mudahnya terserang berbagai penyakit yang ada di sekitar kita seperti TBC, diare, sakit kulit, dll. Kumpulan gejala penyakit

Cok Ace Berharap Ada Gebrakan untuk Potong Siklus Penyebaran HIV – AIDS di Bali

Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) selaku Ketua Harian Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Bali berharap ada gebrakan untuk memutus mata rantai penyebaran HIV- AIDS. Harapan itu disampaikannya saat menerima Kadis Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya dan Kepala Sekretariat KPA Bali Made Suprapta, Senin (29/10). Cok

Hari II TOT Konselor VCT di KPA Provinsi Bali

Hari Kedua TOT Konselor VCT Provinsi Bali 10 Oktober 2018 diberikan Dr Agus Suryadinata dari Dinas Kesehatan Provinsi Bali.Ada beberapa kebijakan Strategis yang akan digulirkan Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan Provinsi Bali terkait HIV dan AIDS, Dan itupun masih dalam proses pengkajian. Dan para TOT Konselor diharapkan lebih proaktif. Agar

Top