Bangun Jejaring Dengan Media Lokal, Fokal Point OPSI Berkunjung ke AIDSBALI.ORG

AIDSBALI.ORG. Setelah melaksanakan kegiatan membangun jejaring dengan media lokal yang dilaksanakan Minggu 13 September 2020, Tim Fokal Point Organisasi Perubahan Sosial Indonesia (OPSI) melakukan kunjungan ke beberapa media lokal dan terakhir ke AIDSBALI.ORG di Sekretariat Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi Bali Jln Melati No 21 Denpasar, Senin, 14 September 2020.

Tim diterima Kepala Sekretariat KPA Provinsi Bali AA Ngurah Patria Nugraha, S.Sos didampingi Pengelola Program Media KPA Provinsi Bali Yuniambara, SIP beserta Tim AIDSBALI serta Medsos KPA Bali.

Kepala Sekretariat KPA Provinsi Bali, AA Ngurah Patria Nugraha, S.Sos didampingi PP Media sekaligus Editor AIDSBALI.ORG Menerima Kunjungan Tim Fokal Point OPSI

Dalam acara tersebut, koordinator fokal point OPSI Komang Sumartini menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut kegiatan mencegah munculnya stigma dan diskriminasi pemberitaan di media kepada komunitas populasi kunci. “Kami berharap pemberitaan di media ke depan lebih halus dan mengikuti standar pembahasaan yang update pada saat ini,”katanya.

Acara kunjungan dihadiri 8 perwakilan LSM dan Fokal Point OPSI, diantaranya dari Yayasan Kesehatan Bali (Yakeba), Fokal Point OPSI Bali, Ketua OPSI Bali, Ikatan Perempuan Positif Indonesia (IPPI) dan Yayasan Kerti Praja (YKP). Kunjungan berlansung dari pukul 11.00 wita-12.00.

Tim Fokal Point OPSI mengharapkan, mediasi yang dilakukan KPA Provinsi Bali ke semua media lokal lebih gencar lagi, sehingga tidak ada lagi pemberitaan yang mengarah stigma dan Diskriminasi. Disamping itu, KPA dengan perangkat Kelompok Jurnalis Peduli AIDS (KJPA) nya bisa membantu mengkoordinir rekan-rekan media lokal agar bisa membuat berita yang tidak mengandung unsur stigma dan diskriminasi lagi.

Sementara itu, Tiara dari IPPI Bali menambahkan, dirinya memiliki pengalaman sosialisasi ke banjar dimana edukasi terkait HIV di banjar masih sangat minim khususnya untuk ibu-ibu PKK “Kami memiliki pengalaman kurang baik di lapangan. Dimana, saat itu pihak kami selesai kegiatan membagikan kondom. Beberapa ibu PKK disana tertawa. Padahal kondom adalah alat proteksi pencegah penularan HIV-AIDS. Oleh sebab itulah, Kami berharap pihak KPAP Bali bisa membantu menggencarkan edukasi HIV-AIDS ke Desa/Banjar,”katanya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Sekretariat KPA Provinsi Bali, AA Ngurah Patria Nugraha bersedia menjembatani melalui Pengelola Program Media KPA Provinsi Bali. “Kami dari KPA Provinsi Bali, melalui Tim Kemediaan KPA yang dikoordinir PP Media KPA Provinsi Bali siap melakukan koordinasi dengan semua media. Apabila terjadi hal yang tidak diinginkan,”katanya.***

Reporter : Ni Nyoman Suardani KPA Provinsi Bali

Editor     :  Yuniambara KPA Provinsi Bali