KSPAN Juara Lomba Tingkat Provinsi Bali, Tetap Eksis Saat Pandemi Covid-19

Pandemi Covid-19 sangat mempengaruhi semua aktivitas masyarakat. Termasuk aktivitas sosialisasi Penanggulangan AIDS di kalangan remaja. Dalam kondisi seperti ini, sebagian besar program terganggu. Akan tetapi, lain halnya dengan semua KSPAN Juara yang dibina serta dinilai sebelum pandemic ini. Hal itu diungkapkan Pengelola Program KSPAN KPA Provinsi Bali, Putu Padma Praesti, S.Kep saat diwawancarai Reporter AIDSBALI di ruang kerjanya, Senin, 13 Juli 2020 lalu.

Putu Padma Praesti mengungkapkan, Program Lomba yang dilakukan KPA Provinsi Bali tidaklah sia-sia. Terbukti banyak pemenang sebelumnya selalu memberikan sosialisasi rutin kepada lingkungan sekitarnya terkait Penanggulangan HIV-AIDS.

Untuk memastikan apa yang disampaikan PP KPA tersebut, AIDSBALI langsung menghubungi para Pembina KSPAN Juara di beberapa kabupaten/kota.

Wakil Walikota di SMAN 3 Denpasar saat lomba KSPAN Tingkat Provinsi Bali

AIDSBALI pun menghubungi KSPAN SMA Negeri 3 Denpasar, KSPAN SMP Negeri 1 Seririt dan SMP Negeri 3 Nusa Penida. Ketiga KSPAN ini adalah KSPAN Juara Lomba KSPAN di tahun yang berbeda.

Dari hasil wawancara AIDSBALI, ternyata semua KSPAN tersebut masih aktif dengan pola Physycal Distancing. Ini patut diberikan penghargaan yang luar biasa.

“KSPAN  SMA Negeri 3 Denpasar tetap berkegiatan walaupun terbatas dan tidak sepadat tahun lalu,”Kata Guru Pembina KSPAN SMA Negeri 3 Denpasar AA Dwi    Cahyani via telp.

Lebih lanjut, AA Dwi Cahyani menambahkan, aktivitas anak-anak KSPAN SMA Negeri 3 Denpasar selama pandemi ini adalah mengikuti acara lomba artikel di poster dalam kegiatan hari HANI.

AA Dwi Cahyani juga menuturkan,  sebelum covid anak-anak KSPAN dari SMA Negeri 3 Denpasar banyak melakukan kegiatan, salah satunya adalah Jambore KSPAN Kota Denpasar, pembagian brosur tentang HIV-AIDS di pantai, memperingati Malam Renungan AIDS Nusantara (MRAN).

Disisi lain, ungkap Guru Pembina KSPAN SMP Negeri 1 Seririt, Siti Aminah, S.Pd, anak-anak KSPAN selama pandemi ini melakukan kegiatan lomba poster online tapi di lingkungan  sekolah saja.

Siti Aminah juga menegaskan, sebelum masa Covid-19, banyak kegiatan rutin KSPAN yang dilaksanakan, seperti pelatihan tutor sebaya latihan mandiri lainnya, merekrut tutor sebaya, Sosialisasi KSPAN dalam karya seni bondres KSPAN di lingkungan sekolah,  rapat persiapan pembentukan tim KSPAN Widya Paramitha dan Pelatihan online guru Pembina KSPAN tentang kesehatan reproduksi.

Masa pandemi ini, SMP yang pernah meraih Penghargaan Juara 1 KSPAN tahun 2019, tidak banyak melaksanakan kegiatan. Hal ini disebabkan keterbatasan karena pemberlakuan social distancing dan siswa belajar dari rumah. Meskipun demikian, tutur Siti, mereka masih melaksanakan kegiatan KSPAN sendiri. “ Salah satunya mengadakan Lomba Poster Online di lingkungan sekolah,” ujarnya.

Siswa-KSPAN-SMPN-3-Nusa-Penida

Sedangkan menurut Guru Pembina SMP Negeri 3 Nusa Penida I Ketut Biasa, S.Pd mengungkapkan, anak-anak KSPAN Nusa Penida memang tidak ada kegiatan selama pandemic ini. “Akan tetapi sebelum covid-19 merebak, sekolah ini sangat aktif juga mengadakan kegiatan.

I Ketut Biasa juga mengatakan, sebelum adanya pandemi kegiatan KSPAN melaksanakan kegiatan rutin setiap hari sabtu memberikan informasi di lingkungan sekolah sendiri, sekolah dasar dan masyarakat sekitar. Kegiatan rutin lainnya dia juga melakukan tutor sebaya memberikan ceramah kepada teman-teman sekolah, itu juga dilombakan perkelas. “Pada puncak final saat Tim Kabupaten Klungkung berkunjung ke sekolah, Kami pentaskan semua kegiatan yang dilakukan KSPAN SMP Negeri 3 Nusa Penida,” Pungkasnya.***

Reporter : Ni Made Yuliati, SE  KPA Provinsi Bali

Editor : Yuniambara, SIP KPA Provinsi Bali