Mengintip KDPA Tonja dan Padangsambian Saat Pandemi Covid-19

Denpasar, AIDSBALI.ORG. Vakum  selama pandemi Covid 19, Kader Desa Peduli AIDS (KDPA) di  tahun 2020 tidak ada kegiatan seperti tahun sebelumnya. Itulah yang terjadi di semua Kabupaten/Kota di Bali. Demikian pula dengan KDPA di Kota Denpasar. Ketika dihubungi reporter AIDSBALI.ORG  via telpon, Senin 2 September 2020 kemarin, salah satu KDPA di Kelurahan Tonja Denpasar, salah satu staf Kantor Lurah Tonja mengatakan bahwa kader yang dimaksud sedang rapat.

PP KDPA I GAP Jiwa Tengah sedang melakukan Koordinasi dengan Tokoh KDPA

Di sisi lain, AIDSBALI.ORG juga berusaha menghubungi KDPA Desa Padang Sambian Kaja. Saat itu, langsung diangkat Sekretaris Desa Padangsambian, Ngurah Ketut Hariadi, S,Kom Ngurah Ketut Hariadi mengatakan, tahun 2020 ini, karena ada kendala Covid 19, maka kegiatan KDPA di Desa Padang Sambian Kaja tidak berjalan seperti tahun sebelumnya.

Kedua perwakilan KDPA, baik Kelurahan Tonja maupun Desa Padangsambian Kaja tahun sebelumnya sangat aktif mengadakan kegiatan. Salah satunya adalah penyuluhan penanggulangan HIV- AIDS, Dua KDPA di wilayah Denpasar ini juga memiliki SK pembentukan KDPA.

KDPA merupakan program pencegahan HIV berbasis masyarakat di Bali. Penting perannya KDPA ini untuk mengedukasi masyarakat di desa bahkan sampai ke banjar akan bahaya HIV AIDS tersebut.

Sebelumnya, reporter AIDSBALI berkoordinasi dengan asisten koordinator KPA Kota Denpasar menanyakan terkait data KDPA di wilayah Denpasar, dari data tersebut jumlah KDPA yang sudah terbentuk di kota denpasar sebanyak 43 kader. Asisten koordinator KPA Denpasar Ni Wayan Sri Wiyanti menuturkan, kader KDPA di wilayah kota Denpasar rutin setiap tahun dimonitoring keaktifannya dalam melakukan kegiatan di desa.***

Reporter : Ni Nyoman Suardani KPA Provinsi Bali

Editor :  Yuniambara KPA Provinsi Bali