Saat Pandemi Covid-19, BCP Realisasikan 5 Kegiatan Via Daring

Untuk memaksimalkan peran remaja dalam Program Penanggulangan AIDS dan Narkoba di Bali, khususnya anggota KSPAN, Bali Children Project pun merealisasikan kegiatan yang telah direncanakan sebelumnya via Daring. Hal itu diungkapkan Sex Education Program Manager BCP Opi Sulaeman kepada reporter AIDSBALI, Jumat, 3 Juli 2020 lalu.

Opi Sulaeman memaparkan, ada 5 kegiatan yang dilakukan BCP, diantaranya adalah Reguler Education Workshop, Special Workshop, Kunjungan penguatan ke KSPAN, membuat wa group untuk Pembina KSPAN dan Bali Children Award.

Opi Sulaeman pun menjabarkan kegiatan yang dilaksanakan BCP secara detil. “Kegiatan pertama adalah Regular Education Workshop untuk siswa sekolah SMP dan SMA di Bali. regular Ed Workshop dilakukan setiap bulan dan berganti kabupaten. Workshop ini diadakan setiap bulan untuk 5-8 sekolah.

Partisipan sebanyak 120 siswa dengan 2 shift. Shift pertama untuk 60 siswa di pagi hari dan shift kedua di siang hari. Lama workshop Setiap shift  sekitar kurang lebih 3-3,5 jam. Workshop ini melibatkan beberapa anggota KSPAN sebagai narasumber yg kami latih sebelumnya dalam 2-5 kali pertemuan,”katanya.

Dimana, imbuh Opi Sulaeman, peserta workshop mendapat sertifikat sebagai peserta, fasilitator/narasumber KSPAN mendapat sertifikat sebagai fasilitator, pembina mendapat sertifikat sebagai pengamat. “Setelah workshop, material workshop seperti media papan impra presentasi, 100 booklet dan 100 lembar text lagu bermateri HIV dan NAPZA  diberikan ke KSPAN untuk memperkaya koleksi buku dan media sosialisasi KSPAN. Sesi pada regular workshop adalah pre dan post test-Asah otak-kesaksian org HIV-diskusi kelompok-presentasi-pemutaran film edukasi. Itu kegiatan BCP terkait KSPAN,”jelasnya.

Kegiatan kedua ungkap Opi Sulaeman adalah special workshop, di lakukan setahun sekali ditujukan untuk KSPAN sekolah yg telah bermitra dg BCP. Special workshop dilakukan hanya setahun sekali yaitu bulan Juli karena sasaran sosialiasi ini adalah seluruh siswa baru sekolah. “Untuk implementasi kegiatan ini  BCP memiliki strategi khusus,”pungkasnya.

Kegiatan ketiga lanjutnya adalah kunjungan penguatan ke KSPAN yang dilaksanakan Kamis, 9 April 2020 sampai Minggu,31 Mei 2020. Ini dilakukan untuk membantu anggota KSPAN. “Kita datang ke Sekolah masing-masing untuk melihat kegiatan mereka, memberi ilmu tambahan, memberi skill tambahan, mengetahui  kebutuhan/ide anggota KSPAN yg dapat di akomodir BCP, mendorong KSPAN berkontribusi untuk sekolah. Kunjungan ini bersifat rutin,”tegasnya.

Kegiatan Keempat papar Opi Sulaeman adalah membuat wa grup untuk pembina KSPAN. Grup wa bernama KSPAN Lintas Kabupaten. “Tujuan wa ini adalah menjadi wadah komunikasi, informasi, koordinasi dan konfirmasi terkait apapun ttg KSPAN. Tempat berbagi pengalaman dan harapan. Seperti admin membagi update ilmu dr UNAIDS, Spiritia, Unicef dll. Share informasi terkait webinar dan seminar. Untuk kegiatan bcp yang keempat : Penguatan kapasitas Pembina tanggal 18 Juni sampai 1 juli,”ujarnya

BCP juga membantu memfasilitasi agar guru bisa ikut dalam webinar seperti yg di adalah Undiksha atau pun UNFPA melalui jalur khusus. Termasuk melakukan peningkatan kapasitas pembina. “Baru baru ini tim melakukan penguatan untuk para pembina dari Kamis,18 Juni -1 Juli. Narasumbernya adalah dosen undiksha dengan cara mengikuti jadwal kuliah online undiksha, Beberapa kali tim menyambungkan pembina untuk ikut webinar BKKBN Unicef,”katanya.

“Karena para pembina banyak juga yg gaptek atau androidnya tidak menunjang untuk bisa gabung di zoom atau webex, sehingga BCP mengusahakan agarmenggunakan media lain, seperti YouTube atau FB. Dengan menggunakan You Tube dan FB tersebut, pembina tetap mendapatkan sertifikat. “Di sinilah peran BCP melobi panitia penyelenggara, agar pembina yang di pelosok mendapatkan kemudahan,”ungkapnya.

Kegiatan kelima papar Opi Sulaeman adalah Bali childrens Award. “Kegiatan ini dilakukan setahun sekali untuk memberikan apresiasi atas kerja keras KSPAN. Pembina terbaik, Instagram teraktif, tim fasilitator terbaik, peer educator terbaik, kepala sekolah terbaik. Mengundang semua sekolah yg bermitra dg BCP,”paparnya.

Opi Sulaeman menegaskan, panitia BCP award adalah KSPAN sekolah yang ditunjuk bergilir atau yg mengajukan diri menjadi panitia BCP award, Oh ada lagi kategori tim terbaik, literatasi terbaik, total sekitar 10 kategori.***

Reporter : Ida Ayu Masyeni KPA Provinsi Bali

Editor : Yuniambara KPA Provinsi Bali